modal-cinta-saja-tidak-cukup-berikut-prosedur--syarat-nikah-tahun-2020-harus-bersertifikasi-

Modal Cinta Saja Tidak Cukup. Berikut Prosedur & Syarat Nikah tahun 2020 Harus Bersertifikasi ?

Minggu, 05 January 2020

"Untuk memastikan bahwa dia memang sudah cukup menguasai bidang-bidang pengetahuan yang harus dimiliki itu harus diberikan sertifikat," ujar Muhadjir Effendy.

Muhadjir Effendy menyebut, program sertifikasi perkawinan ini baru akan dimulai tahun 2020.

Lamanya kelas bimbingan untuk setiap calon suami istri hingga akhirnya mendapat sertifikat yaitu tiga bulan.

Sertifikasi ini pun kata Muhadjir Effendy sebenarnya meupakan sebuah sistem upgrading atau olah pengetahuan dan wawasan terkait kehidupan pernikahan.

Utamanya soal bagaimana menjadi pasangan berkeluarga dan juga berkaitan dengan sistem reproduksi.

Soal sistem reproduksi ini, kata Muhadjir Effendy, menjadi penting lantaran nantinya pasangan yang telah menikah akan menghasilkan anak-anak bangsa yang akan berpengaruh besar untuk masa depan Indonesia.

“Mereka kan akan melahirkan anak yang akan menentukan masa depan bangsa ini. Di situ lah informasi penyakit-penyakit yang berbahaya untuk anak, termasuk stunting segala itu harus diberikan,” kata Muhadjir Effendy.


Wow, demi membangun bangsa yang unggul sudah dimulai sejak dini. Semoga tentunya kita berharap tujuannya adalah bagus dan sangat kompeten demi membentuk Indonesia Maju.

Berikut dokumen-dokumen yang dibutuhkan untuk daftar nikah, dilansir Kemenag.co.id:

1. N1 - Surat Keterangan Untuk Nikah (Didapat dari Kelurahan)

2. N2 - Surat Keterangan Asal Usul (Didapat dari Kelurahan)

3. N3 - Surat Persetujuan Mempelai

4. N4 - Surat Keterangan Tentang Orang Tua

5. N5 - Surat Izin Orang Tua (Jika calon pengantin umurnya dibawah 21 tahun)

6. Surat Akta Cerai (Jika calon pengantin sudah cerai)

7. Surat Izin Komandan (Jika calon pengantin TNI atau POLRI)

8. Surat Akta Kematian (Jika calon pengantin duda/janda ditinggal mati)

9. Izin/Dispensasi dari Pengadilan Agama Apabila : Calon Suami Kurang dari 19 Tahun, Calon Istri Kurang dari 16 Tahun, Izin Poligami

10. Izin dari Kedutaan Besar untuk WNA

11. Fotocopy Identitas Diri (KTP)

12. Fotocopy Kartu Keluarga

13. Fotocopy Akta Lahir

Prosedur Pendaftaran Layanan Nikah

1. Calon pengantin mendaftaran ke KUA dengan membawa persyaratan dokumen nikah

2. Pemeriksaan dokumen nikah oleh penghulu

3. Menerima lembar pembayaran (billing)

4. Membayar biaya nikah di Bank Persepsi

5. Menyerahkan bukti setor pembayaran ke KUA

Biaya

Pelaksanaan nikah di KUA pada jam kerja : Rp 0,-

Pelaksanan nikah di luar KUA atau di luar jam kerja : Rp 600.000

Proses pembayaran disetorkan langsung ke Bank Persepsi

 

Kategori Produk
Artikel Terbaru
Modal Cinta Saja Tidak Cukup. Berikut Prosedur & Syarat Nikah tahun 2020 Harus Bersertifikasi ?
Minggu, 05 January 2020

"Untuk memastikan bahwa dia memang sudah cukup menguasai bidang-bidang pengetahuan yang harus dim...

Brosur kipas promosi perusahaan
Minggu, 05 January 2020

Saat ini di era digital sudah tentu untuk mempromosikan suatu perusahaan dengan menggunakan media...

contoh text undangan Jawa
Sabtu, 21 December 2019 ...
Contoh text undangan Batak
Sabtu, 21 December 2019 ...
Contoh Text Undangan Kristen
Sabtu, 21 December 2019 ...
Copyright 2017 @ Jogjagrafis.com | Developed by jogjasite.com